Thursday, June 25, 2015

Mimpi Semalam

Semalam, tanpa aku mau, mimpi itu kembali datang. Mimpi yang sudah berbulan-bulan pergi, semalam kembali. Aku tidak terlalu menikmati apa yang terjadi, tidak terlalu kuikuti seperti aku sangat penasaran sebelumnya. Yang aku tahu, ada dia disana, walau kita tak berbincang panjang, walau kita tak saling berbicara.

Masih sama seperti kenyataan yang sedari dulu terjadi, kita tidak banyak bicara meski kita saling mengenal. Meski aku sadar akan kehadiranmu, tetapi sapaan sederhana itu tidak lagi muncul, karena masih tetap sama jika aku memang bukan yang terbaik yang selalu memberimu sapaan.

Aku juga sudah tidak lagi berharap, harapan itu sudah sirna seiring jalannya waktu, meski sesekali aku katakan dengan wajar aku masih ingin tahu keadaanmu. Siapa yang tidak ingin tahu keadaan seseorang yang dulunya pernah membuatnya jatuh hati? walau sesekali?

Haha. Kurasa mimpi itu memang hanya bunga tidur yang tidak perlu diperhatikan terlalu dalam. Terimakasih semalam, kita bertemu dalam mimpi, meski tetap saling diam seperti saat-saat terakhir beberapa tahun yang lalu kita berpapasan, setidaknya mengobati rasaku yang sudah lama tidak terjawab. Terimakasih, meski aku tak bisa berucap langsung denganmu, menanyakan keadaanmu, tetapi aku selalu berucap dalam doa pada Sang Pencipta, agar kau tetap bahagia.

Dariku, dari seorang yang kau datangi semalam.

0 write your words :):

 
Blogger Template by Ipietoon Blogger Template