Monday, June 17, 2013

Seribu Bintang

Lama bintang itu tidak terlihat, tetutup awan gelap. Malam ini berbeda dari malam sebelumnya, bahkan malam ini begitu berarti walau hanya sekedar melihat ribuan bintang yang bercahaya diatas langit malam.

Dikota, bintang sebanyak dan seindah itu sudah jarang terlihat, apalagi jika malam menjadi mendung. Seribu bintang mungkin adalah panggilan yang pas untukmu malam ini. pengisi langit malam yang sunyi. Kebiasaanku mengamati bintang ketika malam datang telah sirna sejak dua tahun belakangan. Selama beberapa waktu yang lalu bintang yang bersinar dengan terang diatas langit malam selalu kutunggu, bahkan sampai memakan banyak waktuku. Hanya memabuang waktu untuk melihat bintang yang muncul dilangit malam, dulu. Sekecil apapun bintang itu, sebanyak apapaun ada dilangit, meskipun terkadang hanya terlihat satu bintang saja, setidaknya semuanya selalu kembali kepada keadaan yang jauh lebih baik.

Hai bintang? Masih ingatkah kamu akan aku? Aku yang dahulu selalu menunggu cahayamu ketika langit sudah menjadi gelap. Masih ingatkah kamu dengan setiap permohonan yang aku ucapkan perlahan? Sungguh, aku masih ingat apa saja yang aku katakan ketika malam, aku masih ingat melukis wajahmu dengan bintang-bintang, tersenyum manis walaupun sebenarnya sedang dalam keadaan sakit.
Hai bintang? Bolehkah aku menyapamu kembali? menikmati malamku bersamamu lagi? Menghitung setiap jumlahmu dan mulai kembali tersenyum. Merasakan betapa menakjubkan dirimu, merasakan bahwa kau bergerak kesegala arah, entahlah kau yang bregerak atau bumi yang berputar? Menunjukmu dengan jaru telunjukku, memandangimu diantara dinginnya malam, terpaan angin kencang, dan suara deburan ombak.

Saat ini aku memang tidak sendiri, aku berada bersama mereka ditepi pantai. Menikmati segala keindahan yang disuguhkan secara luar biasa, terbaring ditepian. Memandang lurus keatas langit, menatapmu dalam, menghitung jumlahmu dalam hati, dan kembali mengingat segala moment kecil yang pernah terjadi. Lantas, bisakah aku mengucap doa kecil lagi? Meminta sekali lagi bertemu dengan siapa “bintang” yang sebenarnya?
Aku harap kau mendengar, bintang.

Hai bintang? Bisakah kita kembali bertemu? Bertemu satu “bintang” diantara seribu bintang yang lain?


0 write your words :):

 
Blogger Template by Ipietoon Blogger Template