Monday, August 6, 2012

PATAS

PATAS
cepat namun terbatas
tulisan itu kubaca berulang-ulang
aku masih duduk disini, dikursi sebuah terminal pemberhentian banyak bis
satu tiket sudah aku dapat, ya, ini aku genggam ditangan.
ribuan orang masih saja berlalu lalang, aku tak tahu apa yang mereka lakukan, yang aku lihat, mereka ada yang baru datang dan sedang mencari kode-kode bis mana yang akan ditumpangi

beberapa menit berlalu, bis yang akan aku naiki tiba juga didepanku
ku angkat kedua tas besar berisikan barang bawaanku
dan kulangkahkan kakiku dengan malas
masih sepi
banyak kursi kosong yang belum diisi, namun itu bukan nomor tempat dudukku
aku melangkah lagi
tiga baris dari depan, ya itu nomor duduk yang sama dengan tiketku
aku letakkan barangku, dan aku duduk dipojok
menikmati pemandangan luar jendela

..
lama, bis ini tak kunjung berangkat
memang sudah hampir penuh, namun masih ada yang kosong
satu pedagang asongan mendekat padaku, dan ia bertanya
"mbak, minumnya mau beli?" tanyanya ramah dan penuh senyum
lamunanku buyar
"oh, tidak mas, saya sudah membawa, maaf" jawabku dengan senyum pula
"oh, baiklah. Tidak apa-apa mbak." jawabnya
sebelum ia pergi jauh, aku memanggilnya kembali
"mas, mau tanya lagi, boleh?"
"boleh mbak, silakkan"
"mas, ini bis-nya mau menuju mana ya?"
mas-mas itu kaget, dan memandangiku
"loh, mbaknya bagaimana? Masa naik bis tidak tahu mau kemana?" dia tersenyum "ya, tapi banyak orang bertanya sama dengan mbak, mereka tidak tahu kemana mereka akan pergi, padahal yang bisa mendapat tiket untuk bis PATAS ini terbatas loh mbak, hanya edisi khusus, dan tentunya limited. Tapi saya bersyukur, mbaknya sudah memilih bis yang tepat dengan tujuan yang tepat. Nanti mbaknya bisa tahu kemana bis ini pergi" lanjutnya
akupun hanya mengangguk
"terimakasih, mas"
"samasama"

..
aku masih tak mengerti. bingung.
namun yang aku ingat, aku harus bersyukur mendapat tiket ini, yang katanya limited edition
aku bolak-balik selembar tiket ini, tak tertera juga kemana tujuannya

..
waktu semakin cepat, tanpa aku rasa, seluruh bangku di bis ini sudah penuh, dan pak supirpun sudah didepan alat mengemudikannya
aku kembali memposisikan tempat dudukku senyaman mungkin
tapi, ada yang kurang dua tempat disebelahku kosong, tak ada orangnya
aneh
saat aku toleh keluar, banyak orang berlarian, bahkan ada yang menangis sambil menggedor bis ini
aneh
dan ada satu orang yang kulihat berkata pak supir bis ini
"ini tiket saya pak, mengapa saya tidak boleh masuk?"
"kamu sudah terlambat"
namun orang itu terus meminta masuk, dan sepertinya tiket orang itu bernomorkan satu bangku disebelahku
lagi
aku heran

..
tak lama, bis PATAS inipun melaju kencang dan cepat.
dan aku mendengar sang kondektur bis berkata,
"selamat datang di bis PATAS, cepat namun terbatas. Tujuan bis ini adalah SURGA. Selamat bagi anda yang sudah mengantongi tiket limited edition menuju SURGA. Dikiri saya ada bapak supir kita, Dia sang Juruselamat pribadi anda, yang akan mengantar pada kehidupan kekal kita. Selamat menikmati perjalanan menuju Surga, Tuhan memberkati"

sontak aku hanya bisa ternganga
ternyata, ini adalah bis menuju surga.
tiket yang didapatpun terbatas, selama kita didunia, maukah kita menerimaNya dengan sukacita? Dan hidup didalamNya? Sebenarnya Tuhan memberi banyak kesempatan, jalan satu-satuNya menuju surga, keselamatan yang cuma-cuma. Namun yang menjadi pertanyaan, maukah kamu menerima dan mengikutiNya?
Tidak ada pertobatan setelah kematian. Semua harus ikut dan tepat waktu. Banyak kursi yang Ia sediakan. Namun sedikit yang bisa menerima. Ya. Saat kita dengan percaya mengakui dan mengikut Dia.
Guys, ingat, cepat dan terbatas. Banyak tiket yang Ia sediakan bagi kita, maukah kita menerima keselamatanNya yang gratis, cuma-cuma, tanpa ada imbalan ? Semua terserah padamu. Aku tahu mana yang terbaik, karena hanya ada satu jalan utama (Yohanes 14 : 6) dan karena Dia lebih dahulu mengasihi kita ketika kita masih berdosa.

0 write your words :):

 
Blogger Template by Ipietoon Blogger Template